Artikel Terbaru
Link Partner
Advertise
SLINK

Keuntungan Dan Cara Mendidik Anak Secara Islami

image

Sebagai orang tua, Anda mungkin pernah berpikir untuk mendidik anak secara Islami . Banyak orang tua yang percaya, pendidikan berdasar agama semacam ini adalah pilihan yang tepat untuk membentuk karakter anak.

Banyak yang sudah membuktikan, bahwa mendidik anak secara Islami sangat menguntungkan, namun ada juga yang malah gagal. Semuanya tergantung dari cara Anda sebagai orang tua dalam bagaimana menerapkan nilai-nilai agama kepada seorang anak.

Keuntungan Mendidik Anak Secara Islami

  • Yang paling jelas adalah kemungkinan seorang anak untuk melakukan suatu kesalahan fatal bisa diminimalisir. Kesalahan yang dimaksud tidak hanya kesalahan kecil, tapi juga kesalahan besar, misal pergaulan bebas .

  • Dalam Islam, banyak sekali aturan yang wajib ditaati. Hal ini akan membuat seorang anak akan terbiasa disiplin , tak hanya dalam masalah agama, tapi juga dalam masalah yang lain.

  • Secara umum, seorang anak akan memiliki karakter yang terpuji. Misalnya bersikap sopan, tidak gampang marah, selalu menghormati yang lebih tua, atau sayang pada sesama.


Bagaimana Cara Mendidik Anak Secara Islami?

  • Anak akan mencontoh orang tua. Jadi, sebelum mendidik anak, Anda harus memberi contoh dan sengaja memperlihatkan hal itu pada anak. Misal, shalat lah di depan si anak agar ia familiar dengan ibadah tersebut.

  • Hendaknya mendidik anak dimulai dari usia dini. Sejak kecil, biasakan si anak untuk mendengar beberapa doa mudah. Saat ia sudah mulai bisa bicara, ajarkan kalimat-kalimat doa padanya. Misalnya doa makan, doa sebelum tidur, dll.

  • Bila dirasa masih sulit untuk dicontoh anak karena ia masih sulit menghafal, ajarkan saja kata mudah seperti “Bismillah” .

  • Selalu ingatkan anak Anda untuk selalu berdoa pada setiap kegiatannya (tidur , makan, keluar rumah, dll). Bila belum hafal doa, ingatkan anak Anda mengucap “Bismillah” untuk memulai sesuatu dan diakhiri dengan “Alhamdulillah” .

  • Selalu ajaklah anak Anda dalam beribadah, misalnya shalat. Walau ia mungkin akan selalu bermain-main, si anak akan terbiasa untuk diajak beribadah. Hal ini punya pengaruh besar untuk kehidupannya nanti.

  • Mendidik anak secara Islami tidak hanya dalam hal ibadah agama, tapi juga ajarkan kesopanan atau etika tertentu yang sesuai dengan Islam pada seorang anak. Misalnya, makan dengan tangan kanan, biasakan tidur miring ke kanan dan tidak telungkup, tidak memakai pakaian yang pendek/mini, dll.

  • Ceritakan tentang tokoh-tokoh dalam Islam agar si anak mencontohnya. Misal, para nabi saat memperjuangkan agama Islam, atau tokoh-tokoh terkenal lainnya. Ceritakan tentang kehebatan dan segala sifat baik mereka, dengan begitu si anak akan tertarik untuk menirunya.

  • Cara mendidik anak secara Islami juga bisa dilakukan dengan cara memberikan iming-iming dan juga menakut-nakuti. Anda bisa menceritakan tentang keindahan surga dan juga kengerian neraka.

    Dengan begitu si anak akan terpacu untuk berbuat baik dan meninggalkan hal-hal yang buruk.

Tips dalam Mendidik Anak

Kadang, Anda mungkin susah untuk mendisiplinkan seorang anak. Si anak biasanya malas dan menolak ajakan kita untuk beribadah atau menolak hal lain yang kita ajarkan. Lalu bagaimana agar pendidikan Islami ini bisa tertancap di otak sang anak?

  • Sesuai dengan agama , sebelum anak berumur tujuh tahun, Anda tidak boleh memerintah terlalu keras pada sang anak. Ajaklah dengan halus dan berkali-kali sampai si anak mau.

  • Pujilah si anak saat ia melakukan kebaikan. Misal saat si anak berdoa sebelum makan, katakanlah secara terus terang bahwa itu adalah perbuatan yang sangat terpuji.

    Contoh lainnya misal saat si anak meniru gerakan shalat , walau mungkin salah, pujilah ia agar si anak tetap bersemangat untuk shalat.

  • Anda bisa menerapkan hukuman sejak anak masih kecil. Hukuman yang dimaksud tentu saja sesuai dengan usianya. Misal, saat si anak tidak mau berdoa, Anda bisa menghukumnya dengan tidur sendirian di kamar (itu pun bila si anak masih tidur dengan Anda).

    Contoh lainnya, Anda bisa menghukum dengan cara melarang si anak makan kue bila tidak mau menurut.


Anda bisa memberi hukuman apa saja asal tidak berat, karena inti dari mendidik seperti ini adalah menyadarkan si anak bahwa ada risiko tertentu yang harus ia tanggung bila tidak melakukan hal yang baik.

Itulah beberapa contoh cara untuk mendidik anak secara Islami dan bagaimana tips agar si anak mau menurut dan mengikuti perintah Anda. Cukup mudah, bukan? Didiklah anak Anda dengan baik, agar masa depan mereka menjadi cerah.

Sumber www.AnneAhira.com

Thu, 10 Feb 2011 @23:54


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 1+6+0

Selamat Datang di LDII Kudus
image

DPD LDII Kabupaten Kudus


Website resmi LDII Kabupaten Kudus, Alamat sekretariat : Mlati Kidul No 54 RT03/RW03, Kec Kota, Kab Kudus 59319. Telp (0291) 435825, Email : dpd@ldii-kudus.com, Facebook : ldiikudus, Twitter : ldiikudus, Instagram : ldii_kudus
Foto Sepeda Sehat LDII
Komentar Terbaru
Arsip

Berbagi Rasa
Pengunjung

hit counter code

Jalinan Teman

Data Pengunjung

Admin